HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

Minat Pengusaha Berinvestasi Dorong Peningkatan PAD

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram mengalami peningkatan signifikan pada empat tahun kepemimpinan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dan Wakil Walikota H. Mohan Roliskana. Peningkatan ini tidak lepas dari dukungan para pelaku usaha yang berinvestasi di Kota Mataram. Demikian dikatakan Walikota Mataram H Ahyar Abduh dalam sambutannya pada acara Malam Ramah Tamah antara Pemerintah Kota Mataram dengan sejumlah pelaku usaha di Kota Mataram yang digelar pada Jumat petang (22/08) di Aula Pendopo Walikota Mataram.

Pada acara yang digagas oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kota Mataram ini, Walikota juga mengungkapkan mengenai angka PAD Kota Mataram yang meningkat lebih dari 100% dibandingkan dengan saat dirinya bersama Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana mulai menjabat sebagai Kepala Daerah Kota Mataram pada tahun 2010. Tahun 2011 PAD Kota Mataram sebesar 50 milyar rupiah, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 100 milyar rupiah. "Kami optimis dapat merealisasikan PAD sebesar 156 milyar rupiah di akhir masa jabatan nanti", tuturnya.

Peningkatan signifikan PAD Kota Mataram lanjut Walikota, merupakan hal yang membanggakan. Karena PAD menggambarkan kemandirian suatu daerah yang bersumber dari pajak dan retribusi, yang sebagian diantaranya diperoleh dari para pelaku usaha dan investor di Kota Mataram. Karenanya di hadapan para pelaku usaha yang hadir, Walikota mengajak untuk menjaga jalinan kerjasama dalam semangat kebersamaan untuk membangun Kota Mataram dengan lebih baik lagi.

Bagi para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kota Mataram masih menurut Walikota, Pemerintah telah memiliki komitmen untuk tidak mempersulit pengurusan ijin dengan membuka pelayanan satu atap dengan birokrasi yang mudah dan waktu pengurusan yang pasti. Hal ini merupakan salah satu upaya Kota Mataram melakukan reformasi birokrasi. "Kota Mataram adalah daerah pilot project Reformasi Birokrasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara", ungkapnya.

Acara yang dihadiri oleh kalangan pelaku usaha dan jajaran SKPD terkait Kota Mataram ini diakhiri dengan dialog yang dilakukan secara cair antara pelaku usaha dengan Walikota maupun jajarannya tanpa perantara ataupun moderator. Para pengusaha yang hadir dipersilahkan untuk berkonsultasi dan mengungkapkan permasalahan yang dihadapi khususnya yang berkaitan dengan administrasi birokrasi yang menjadi kewenangan Walikota Mataram dan segenap jajaran SKPD terkait. (ufi/wan)

Share Link :