HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

BPMP2T Sosialisasikan Peraturan Perundangan-undangan Penanaman Modal

BPMP2T Kota Mataram - Untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional dan mewujudkan kedaulatan politik dan ekonomi di Indonesia diperlukan peningkatan penanaman modal untuk mengolah potensi ekonomi menjadi kekuatan ekonomi riil dengan menggunakan modal yang berasal, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Penanaman modal harus menjadi bagian dari penyelenggaraan perekonomian nasional dan ditempatkan sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknologi nasional, mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam suatu sistem perekonomian yang berdaya saing.

Kepala BAPPEDA Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan kondisi tersebut hanya dapat tercapai apabila faktor penunjang yang menghambat iklim penanaman modal dapat diatasi, antara lain melalui perbaikan koordinasi antar instansi pemerintah pusat dan daerah, penciptaan birokrasi yang efisien,  kepastian hukum di bidang penanaman modal, biaya ekonomi yang berdaya saing tinggi, serta iklim usaha yang kondusif.

Dalam rangka  itu, Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Penanaman Modal di Fave Hotel Mataram, Kamis (15/9). Kepala BPMP2T Kota Mataram  Cokorda Sudira Muliarsa mengatakan, Sosialisasi ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, karena melalui sosialisasi ini akan disampaikan berbagai hal terkait dengan peraturan perundang-undangan penanaman modal, yang akan menjadi pedoman dan acuan bagi dunia usaha yang akan menanamkan modal.

Sekretaris BPMP2T Mataram Bambang Juni Wartono mengatakan, kehadiran investor dapat dijadikan “counterpart” oleh daerah untuk mendayagunakan segenap potensi sumber daya yang dimiliki daerah, membuka lapangan kerja, sekaligus dapat menambah pendapatan daerah dan sebagainya. Salah satu bentuk komitmen dan dukungan pro investasi yang telah dilakukan Pemerintah Kota Mataram, diantaranya diwujudkan dengan telah dilimpahkannya hampir semua pelayanan perizinan dan nonperizinan kepada BPMP2T Kota Mataram dalam rangka pelaksanaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sejak tahun 2014 yang lalu. Juga membuka pelayanan perizinan secara paket/paralel, dan pada tanggal 11 Maret 2016 telah meluncurkan program layanan SEHATI (Sehari Pasti Jadi).

Sosialisasi ini bertujuan, memberikan pemahaman kepada penyelenggaraan pemerintahan di daerah,masyarakat dan dunia usaha mengenai kebijakan atau aturan terkait penanaman modal. Mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif untuk penguatan daya saing perekonomian dan mempercepat penanaman modal daerah. Mendorong percepatan peningkatan investasi  di Kota Mataram.

Peserta Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Penanaman Modal sebanyak 50 orang yang terdiri atas para pengusaha di Kota Mataram dan penyelenggara pemerintahan daerah. beberapa narasumber dalam kegiatan ini yaitu, Kepala BPMP2T Kota Mataram  Drs. Cokorda Sudira Muliarsa dengan materi berjudul “Pelayanan Perizinan Satu Pintu dan Perkembangan Investasi Di Kota Mataram” dan Drs. Dadang Mulyana, MM., Direktur Wilayah IV Unit Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM BKPM-RI dengan materi berjudul “Updating Kebijakan Penanaman Modal”.

Share Link :