HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

Pemkot Cabut Izin Miras Diva

MATARAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akhirnya bersikap tegas. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram mencabut Surat Izin Tempat Usaha Minuman Beralkohol (SITU-MB) milik Diva Karaoke.

Pencabutan ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPMP2T Kota Mataram Nomor 530/331/BPMP2T/V/2015 tentang Pencabutan SITU-MB kepada perusahaan CV Briliant.

”Sudah kami cabut, sudah,” kata Kepala BPMP2T Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa pada Lombok Post, Selasa (12/5) kemarin.

Cokorda menjelaskan, kebijakan tersebut diambil karena SITU-MB yang sebelumnya diberikan tidak sesuai lagi dengan aturan baru. Yakni Perda Kota Mataram Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Izin tersebut diterbitkan BPMP2T karena waktu itu belum ada aturan yang mengatur. Sehingga pihaknya memberikan izin tempat usaha menjual miras. ”Kami sesuaikan dengan aturan yang baru,” ujarnya.

Terkait hal ini, BPMP2T Kota Mataram sudah memberitahukan secara lisan dan tulisan. Secara resmi pihaknya sudah bersurat ke manajemen perusahaan. Dengan dicabutnya SITU-MB tersebut, maka Diva Karaoke tidak diperbolehkan lagi menjual miras. ”Jelas tidak boleh lagi, dilihat saja besok,” kata Cokorda.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram I Wayan Sugiartha mendukung langkah tegas Pemkot Mataram. meski demikian, ia meminta setelah dicabut harus ada pengawasan. Jangan sampai ke depan pengusaha menjual miras lagi. ”Di sini pentingnya pengawasan, tidak dilepas setelah dicabut,” katanya.

Menurut politisi PDIP ini, miras memang tidak boleh dijual di karaoke keluarga. Alasannya, lokasi tersebut diperuntukkan bagi semua kalangan. Kecuali tempat khusus yang diperbolehkan seperti karaoke club malam. Namun lagi-lagi Pemkot Mataram harus mengubah perda yang dibuat.

Wayan menambahkan, Pemkot Mataram harus konsisten. Tidak hanya satu tempat saja yang ditertibkan. Tapi semua tempat karaoke harus diperlakukan sama. Termasuk hotel yang menjual miras di tempat karaoke. ”Harus adil, semuanya harus diperlakukan sama. Jangan ini boleh itu tidak boleh. Ini yang membuat pengusaha juga iri,” ungkapnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, pemkot akan terus melakukan pengawasan terhadap semua tempat karaoke keluarga. Mereka tidak boleh menjual miras sesuai aturan terbaru. ”Kami akan terus mengawasi. Kalau ada yang berani menjual akan kami tindak,” tegasnya. (ili/r8)

 

Sumber: http://www.lombokpost.net/2015/pemkot-cabut-izin-miras-diva.html

Share Link :