HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

PMA di Mataram Mencapai 17 Juta Dolar AS

PMA di Mataram Mencapai 17 Juta Dolar AS

Dipostkan oleh inspirasi on December 2, 2014

 

Ist

Ist

MATARAM, Inspirasibangsa (2/12) — Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Cokorda Sudira M mengatakan, penanaman modal asing (PMA) di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 2013 mencapai 17 juta dolar AS lebih untuk membangun 40 proyek dalam berbagai bidang.

 

“PMA untuk tahun 2014 masih dalam tahap rekapitulasi dari pihak Provinsi NTB, karena untuk penanaman modal fasilitas atau berskala besar ditangani oleh pemerintah provinsi, begitu juga dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN)” katanya di Mataram, Selasa.

Dikatakannya, sedangkan PMDN tahun 2013 mencapai lebih dari Rp303 miliar dari 11 proyek, antara lain pembangunan mal, hotel, pengembang dan “finance”.

Menurutnya, perusahaan fasilitas ini merupakan perusahaan besar dengan modal di atas Rp500 juta, sehingga mereka harus membuat izin prinsip di Pemerintah Provinsi NTB untuk mendapatkan kemudahan finansial seperti dalam proses impor, sebab harus dikenakan pajak dan berbagai informasi yang dibutuhkan.

“Sementara untuk perusahaan nonfasilitas tidak mendapatkan kemudahan itu, karena perusahaan nonfasilitas rata-rata perusahaan kecil dengan modal di bawah Rp500 juta,” ujarnya.

Ia mengatakan, hingga triwulan tiga tahun 2014 penanaman modal perusahaan nonfasilitas di Kota Mataram sebesar Rp2,2 miliar lebih, dengan total perusahaan 536 unit.

Sebanyak 536 unit perusahaan itu terdiri atas persero terbatas (PT) 136 unit, usaha dagang (UD) 187 unit dan CV 213 unit.

“Dari tiga jenis usaha itu, PT memiliki kontribusi penaman modal terbesar yakni Rp2,025 miliar lebih, CV Rp52 juta, dan UD sebesar Rp205 juta lebih,” katanya.

Dia mengatakan, dampak dari perkembangan peningkatan penamanam modal di Kota Mataram memberikan perkembangan serta peningkatan terhadap ekonomi masyarakat dalam berbagai bidang.

Misalnya, kata dia, bidang perbankan, perdagangan, pariwisata dan ekonomi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, ke depan kami kembali melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan di Kota Mataram yang masuk dalam kategori perusahaan nonfasilitas,” katanya. (Laras)

Sumber:

PMA di Mataram Mencapai 17 Juta Dolar AS

Dipostkan oleh inspirasi on December 2, 2014

 

Ist

Ist

MATARAM, Inspirasibangsa (2/12) — Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Cokorda Sudira M mengatakan, penanaman modal asing (PMA) di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 2013 mencapai 17 juta dolar AS lebih untuk membangun 40 proyek dalam berbagai bidang.

 

“PMA untuk tahun 2014 masih dalam tahap rekapitulasi dari pihak Provinsi NTB, karena untuk penanaman modal fasilitas atau berskala besar ditangani oleh pemerintah provinsi, begitu juga dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN)” katanya di Mataram, Selasa.

Dikatakannya, sedangkan PMDN tahun 2013 mencapai lebih dari Rp303 miliar dari 11 proyek, antara lain pembangunan mal, hotel, pengembang dan “finance”.

Menurutnya, perusahaan fasilitas ini merupakan perusahaan besar dengan modal di atas Rp500 juta, sehingga mereka harus membuat izin prinsip di Pemerintah Provinsi NTB untuk mendapatkan kemudahan finansial seperti dalam proses impor, sebab harus dikenakan pajak dan berbagai informasi yang dibutuhkan.

“Sementara untuk perusahaan nonfasilitas tidak mendapatkan kemudahan itu, karena perusahaan nonfasilitas rata-rata perusahaan kecil dengan modal di bawah Rp500 juta,” ujarnya.

Ia mengatakan, hingga triwulan tiga tahun 2014 penanaman modal perusahaan nonfasilitas di Kota Mataram sebesar Rp2,2 miliar lebih, dengan total perusahaan 536 unit.

Sebanyak 536 unit perusahaan itu terdiri atas persero terbatas (PT) 136 unit, usaha dagang (UD) 187 unit dan CV 213 unit.

“Dari tiga jenis usaha itu, PT memiliki kontribusi penaman modal terbesar yakni Rp2,025 miliar lebih, CV Rp52 juta, dan UD sebesar Rp205 juta lebih,” katanya.

Dia mengatakan, dampak dari perkembangan peningkatan penamanam modal di Kota Mataram memberikan perkembangan serta peningkatan terhadap ekonomi masyarakat dalam berbagai bidang.

Misalnya, kata dia, bidang perbankan, perdagangan, pariwisata dan ekonomi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, ke depan kami kembali melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan di Kota Mataram yang masuk dalam kategori perusahaan nonfasilitas,” katanya. (Laras)

Sumber: http://inspirasibangsa.com/pma-di-mataram-mencapai-17-juta-dolar-as/

Share Link :