HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

Nilai Investasi di Mataram mencapai Rp. 1,8 Triliun

Nilai Investasi di Mataram mencapai Rp1,8 Triliun

Mataram,  (Antara)- Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Mataram mencatat nilai investasi di daerah itu mencapai lebih dari Rp1,8 trilun hingga triwulan ketiga tahun 2014.

"Jumlah itu meningkat jika dibandingkan dengan nilai investasi pada tahun 2013 sebesar Rp1,5 triliun," kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Cokorda Sudira M di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu.

Dikatakannya, nilai investasi sebesar Rp1,8 triliun lebih itu dilihat dari akta pendirian dan merupakan investasi nonfasilitas atau perusahaan dengan modal di bawah Rp500 juta, berupa perseroan terbatas (PT), usaha dagang (UD) dan "comanditaire venootschap" (CV).

"Sedangkan perusahaan-perusahaan besar dengan investasi fasilitas bermodal di atas Rp500 juta, pendataannya dilakukan oleh pihak provinsi," katanya.

Menurutnya, perkembangan nilai investasi di Kota Mataram terus meningkat seiring dengan maraknya pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Kota Mataram.

Hal itu terlihat dari nilai investasi pada triwulan kedua tahun 2014 sebesar Rp1,7 triliun lebih dengan total perusahaan nonfasilitas sebanyak 182 unit, terdiri atas PT 61 unit, CV 52 unit dan UD 69 unit.

Sementara pada triwulan ketiga meningkat menjadi 353 perusahaan, terdiri atas PT 98 unit, CV 120 unit dan UD 135 unit dengan nilai investasi Rp1,8 triliun lebih.

Dia mengatakan, dampak dari perkembangan peningkatan investasi di Kota Mataram memberikan perkembangan serta peningkatan terhadap ekonomi masyarakat dalam berbagai bidang, seperti bidang perbankan, perdagangan, pariwisata dan ekonomi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait hal itu, pihaknya tahun ini kembali melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan di Kota Mataram yang masuk dalam kategori perusahaan nonfasilitas.

Ia mengatakan, lembaga BPMP2T baru terbentuk pada awal April 2014 yang sebelumnya pendataan dilakukan secara terpisah sesuai dengan bidangnya.

"Contohnya bidang pariwisata ada di Dinas Pariwisata, bidang perdagangan ada di Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian dan bidang ekonomi ditangani oleh Bagian Ekonomi Setda Kota Mataram," katanya.

Karena itu, kata dia, pihaknya sekarang sedang melakukan pendataan agar semua perusahaan yang masuk kategori nonfisik dapat terdata.

Sumber: http://mataram.antaranews.com/print/26726/nilai-investasi-di-mataram-mencapai-rp18-triliun

Share Link :