HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

ARSIP BERITA


Wakil Wali Kota Mataram Minta Badan Publik Harus Transparan

Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab (good governance) melalui penerapan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi dan supremasi hukum serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap proses kebijakan publik, semua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) diminta lebih transparan dalam memberikan informasi kepada publik.


Minat Pengusaha Berinvestasi Dorong Peningkatan PAD

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mataram mengalami peningkatan signifikan pada empat tahun kepemimpinan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dan Wakil Walikota H. Mohan Roliskana. Peningkatan ini tidak lepas dari dukungan para pelaku usaha yang berinvestasi di Kota Mataram. Demikian dikatakan Walikota Mataram H Ahyar Abduh dalam sambutannya pada acara Malam Ramah Tamah antara Pemerintah Kota Mataram dengan sejumlah pelaku usaha di Kota Mataram yang digelar pada Jumat petang (22/08) di Aula Pendopo Walikota Mataram.


Pemkot Cabut Izin Miras Diva

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akhirnya bersikap tegas. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram mencabut Surat Izin Tempat Usaha Minuman Beralkohol (SITU-MB) milik Diva Karaoke.

Pencabutan ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPMP2T Kota Mataram Nomor 530/331/BPMP2T/V/2015 tentang Pencabutan SITU-MB kepada perusahaan CV Briliant.

”Sudah kami cabut, sudah,” kata Kepala BPMP2T Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa pada Lombok Post, Selasa (12/5) kemarin.


Langgar RTRW Kota Mataram. 10 Izin Pengembang Ditolak

Lombok Post, Mataram - Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram menolak permohonan izin 10 pengembang perumahan. Sebab mereka ingin membangun di atas lahan pertanian dan kawasan ruang terbuka hijau.

  Kepala BPMP2T Kota Mataram, Cokorda Sudira Muliarsa.


Pemkot Mataram Tahan Penerbitan 432 Izin Membangun

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menahan penerbitan 432 izin membangun karena berbagai alasan.

Kepala BPMP2T Kota Mataram Cokorda Sudira M. mengatakan angka tersebut berasal dari periode April—Agustus 2014. Adapun, alasan belum dapat dikabulkan izin tersebut antara lain karena permohonan izin tidak sesuai dengan peruntukannya. Misalnya, pemohon akan membangun hotel di kawasan perumahan.


Nilai Investasi di Mataram mencapai Rp. 1,8 Triliun

Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Mataram mencatat nilai investasi di daerah itu mencapai lebih dari Rp1,8 trilun hingga triwulan ketiga tahun 2014.

"Jumlah itu meningkat jika dibandingkan dengan nilai investasi pada tahun 2013 sebesar Rp1,5 triliun," kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Cokorda Sudira M di Mataram, Nusa Tenggara Barat


PMA di Mataram Mencapai 17 Juta Dolar AS

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Cokorda Sudira M mengatakan, penanaman modal asing (PMA) di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 2013 mencapai 17 juta dolar AS lebih untuk membangun 40 proyek dalam berbagai bidang.

“PMA untuk tahun 2014 masih dalam tahap rekapitulasi dari pihak Provinsi NTB, karena untuk penanaman modal fasilitas atau berskala besar ditangani oleh pemerintah provinsi, begitu juga dengan penanaman modal dalam negeri (PMDN)” katanya di Mataram,


Pemkot Mataram Terima Peserta Diklatpim Kota Palopo

Pemerintah Kota Mataram kembali menjadi daerah tujuan orientasi lapangan (OL),  kali ini peserta Diklat Kepemimpinan (Diklatpim) Pemerintah Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan OL di Kota Mataram terkait dengan pariwisata dan proses perijinan terpadu di Kota Mataram.
Sebanyak 30 orang rombongan Diklatpim tingkat IV yang dimpimpin Kepala BKD Kota Palopo, A Muh Nur Palullu diterima oleh Sekda Kota Mataram Ir HL Makmur Said MM beserta jajaran Kepala SKPD terkait lingkup Pemkot Kota Mataram di aula Pendopo Walikota Mataram, Kamis (26/7/2014).


Presiden Hapus Lima Perizinan

Lombok Post - Mataram, Jumat, 18 Maret 2016.  Kabar gembira bagi para pelaku usaha. Presiden Jokowi menghapus lima jenis izin usaha. Yakni Izin Gangguan (HO), Izin Tempat Usaha, Izin Prinsip bagi IKM, Izin Lokasi dan analisis dampak lingkungan (Amdal). Namun, kebijakan ini tentu memiliki untung rugi bagi daerah. Lalu bagaimana implementasinya?

***

PEMKOT Mataram belum mengetahui secara pasti bagaimana kebijakan tersebut akan diterapkan di daerah. Sebab mereka belum mendapat penjelasan resmi dari pemerintah pusat.Yang jelas, penghapusan lima jenis izin usaha ini akan sangat menguntungkan para pelaku usaha di daerah.

Meski demikian, aspek sosial dan lingkungan menjadi momok yang menghantui.Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa menyambut baik kebijakan tersebut.

http://www.lombokpost.net/wp-content/uploads/2016/03/


Program SEHATI Tuntaskan 166 izin

MATARAM – Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram menilai layanan one day service yakni sehari pasti jadi atau disingkat SEHATI mendapat mendapat respon dari para pengusaha. Sejak diresmikan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, 2 Maret lalu, tercatat tak kurang 166 izin yang menyangkut usaha mikro telah dilayani. Izin tersebut meliputi, SIUP Mikro, TDP Mikro, Reklame Isidentil, Heregistrasi IUJK, perpanjangan KPS dan legalisasi izin.

 


Pemkot Mataram Luncurkan Pelayanan SEHATI

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (2/3), meluncurkan pelayanan izin sehari pasti jadi (one day service) atau disingkat “SEHATI”.

Peluncuran program “SEHATI” itu ditandai dengan penyerahan dokumen perizinan kepada sembilan orang pemohon yang hari ini mengajukan permohonan perizinan oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

http://i1.wp.com/kicknews.today/wp-content/uploads/2016/03/gaspoll-e1456907206410.jpg?resize=640%2C477


Perizinan Online Mulai Diuji Coba

Lombok Post, Selasa 12 April 2016 - MATARAM – Sistem perizinan online mulai diujicoba Pemkot Mataram. Meski belum resmi diluncurkan, namun pelayanan ini sudah bisa diakses warga dengan membuka situs www.simyandu.mataramkota.go.id.

Sekretaris Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Mataram Bambang Juni Wartono mengatakan, setelah mengirim beberapa pegawai yang dilatih khusus untuk mengoperasikan, kini mereka melakukan uji coba dengan mengundang beberapa pemohon izin.

http://www.lombokpost.net/wp-content/uploads/2016/04/Online.jpg


POL PP dan BPMP2T Ciduk Pemalsu Izin

Lombok Post, Kamis 26 Mei 2016. – Sial bagi HA (inisial, Red). Pria berusia, 30 tahun yang mengaku berasal dari Duman, Lombok Barat ini terpaksa harus meringkuk dan ‘menikmati’ dinginnya hotel Prodeo setelah tim gabungan dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) dan Satpol PP Kota Mataram memergoki aksi tipu-tipunya memalsukan izin usaha.

http://www.lombokpost.net/wp-content/uploads/2016/05/1F-Pelaku.jpg

DIAMANKAN : HA diserahkan ke pihak kepolisian setelah ditangkap oleh tim gabungan dari BPMP2T dan Satpol PP Kota Mataram karena diduga memalsukan dokumen izin usaha, Rabu (25/5).


Dipermudah, Masih Pakai Calo

Lombok Post, 30 Mei 2016. Saat ini perizinan di Kota Mataram sudah dipermudah. Sejumlah program ditelurkan. Mulai dari program perizinan Sehari Pasti Jadi (Sehati), perizinan online dan lainnya. Namun, pengusaha seolah enggan memanfaatkan kemudahan tersebut. Ada apa?

****

CALO masih jadi momok di Kota Mataram. Terutama ketika mengurus izin usaha.  Tak hanya momok, praktik calo bahkan sudah menjurus ke arah penipuan.

Seperti peristiwa pada hari Rabu, 25 Mei 2016 kemarin, seorang pria atas nama Hairil Anam, diciduk tim gabungan dari BPMP2T dan Satpol PP Kota Mataram. Ia diduga melakukan pemalsuan dokumen perizinan.

http://www.lombokpost.net/wp-content/uploads/2016/05/1tangkap.jpg


Kunjungan Studi Banding Kantor Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Probolinggo ke BPMP2T Kota Mataram

Pada hari Kamis 11 Agustus 2016 Kepala Kantor Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Probolinggo Saleh, SH. MM. beserta rombongan berkunjung ke BPMP2T Kota Mataram dalam rangka Studi banding terkait pelayanan perizinan yang ada di Kota Mataram.


Halaman :   1 2 3